CONTOH JURNAL INTERNASIONAL PENELITIAN ILMIAH

Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional – MasterJurnal … Jurnal Kesehatan, Jurnal Ekonomi,Jurnal Penelitian, Jurnal Ilmiah, dan Contoh Jurnal lainnya.

 

CONTOH JURNAL INTERNASIONAL PENELITIAN ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI KESEHATAN

Download Jurnal Ilmiah Internasional & lokal

 

Menerapkan Aturan Yang Baik Pada Anak

Di dalam sebuah keluarga selalu ada aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga. Pada dasarnya aturan ini diperlukan dalam keluarga agar segala sesuatunya dapat dilakukan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Biasanya aturan ini selalu berbeda antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain. Mungkin hal ini bukanlah masalah ketika aturan diterapkan pada

Screenshot_1

Di dalam sebuah keluarga selalu ada aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga. Pada dasarnya aturan ini diperlukan dalam keluarga agar segala sesuatunya dapat dilakukan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Biasanya aturan ini selalu berbeda antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain. Mungkin hal ini bukanlah masalah ketika aturan diterapkan pada anggota keluarga yang telah dewasa, tetapi bagaimana dengan anak-anak? Bisakah mereka mematuhi aturan yang dibuat dalam keluarga?

Menerapkan aturan pada anak-anak bukanlah sesuatu yang mudah, terutama ketika mereka memasuki masa remaja. Banyak orangtua yang merasa kewalahan ketika harus menerapkan aturan kepada anaknya. Salah satu alasannya adalah anak-anak cenderung mengabaikan aturan yang telah dibuat oleh orangtuanya. Tetapi bagaimanapun juga, sebagai orangtua anda harus dapat menerapkan aturan dan disiplin kepada anak. Meskipun mereka masih kecil, tetapi sudah seharusnya mereka belajar untuk mengikuti aturan yang ditetapkan oleh orangtuanya. Lantas, bagaimana cara menerapkan aturan yang baik pada anak? Berikut ini ada beberapa cara yang perlu diperhatikan dalam membuat aturan dalam keluarga.

1. Sepakati Bersama

Dalam menetapkan aturan, pastikan aturan tersebut dibuat dan disepakati bersama oleh seluruh anggota keluarga. Jika anda ingin membuat aturan yang efektif, libatkan anak anda dalam membuat aturan, diskusikan, dan tanyakan pendapatnya. Anda bisa mulai dengan membuat beberapa aturan sederhana, seperti kapan waktu makan, kapan waktu tidur, kapan waktu bermain, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan anak pada aturan, dan melatih mereka agar terbiasa dalam menerapkan aturan tersebut. Hindari membuat aturan secara sepihak atau diktator, yang hanya berpihak kepada orantua. Karena ini akan menyebabkan hilangnya rasa percaya anak terhadap orangtua.

2. Tentukan Konsekuensi

Selain menetapkan aturan, anda perlu menetapkan konsekuensi atau hukuman. Anda harus tahu bagaimana cara mengatasi anak ketika mereka melanggar aturan, dan menetapkan konsekuensinya. Anda dapat mulai dengan memberi hukuman yang ringan ketika anak anda melanggar aturan. Contohnya, dengan membatasi waktu mereka menonton tv, mengurangi jam bermain video game, atau mengurangi uang jajan. Segala sesuatu yang berlebihan pada dasarnya tidak baik, karena itu janganlah membuat konsekuensi yang terlalu keras ketika anak anda melanggar aturan.

3. Berikan Penjelasan

Berikutnya anda perlu memberi penjelasan tentang semua aturan tersebut kepada anak. Ketika anak diberi penjelasan, mereka diharapkan untuk mengerti dan memahami tentang apa saja yang harus dipatuhi dan dikerjakan, beserta dengan konsekuensinya. Dengan begitu mereka akan memahami apa akibatnya apabila melanggar aturan tersebut. Anda juga dapat membuat perubahan pada aturan sesuai dengan keinginan atau kebutuhan anak, karena hal itu akan membuat anak merasa dihargai.

4.Konsisten Selalu

Konsistensi mutlak dibutuhkan dalam menerapkan aturan. Agar aturan yang telah dibuat dapat dijalankan secara konsisten, anda bisa membuat aturan itu dalam bentuk tertulis, sehingga semua anggota keluarga akan fokus dengan aturan dan konsekuensi yang telah ditetapkan. Karena ketika aturan itu tidak diterapkan secara konsisten, anak pun akan menganggap hal itu sebagai sesuatu yang tidak penting. Begitu pula saat memberikan hukuman, aturan tetap harus dilaksanakan meskipun keadaan tidak memungkinkan. Anda perlu bersikap tegas tetapi tidak emosional.

5. Berikan Reward

Dalam menerapkan aturan, reward atau penghargaan tidak kalah penting dengan hukuman. Reward perlu diberikan ketika anak berhasil mematuhi aturan yang ditetapkan, karena hal ini akan membuat mereka semakin termotivasi dan semangat dalam menjalankan aturan. Selain reward, anda juga dapat memberi mereka pujian ketika menjalankan aturan dengan baik.

6. Jadilah Role Model

Orangtua adalah role model bagi anak. Dan sebagai orang yang menetapkan aturan dalam keluarga, anda wajib untuk memberikan contoh kepada anak dengan menjalankan aturan yang anda tetapkan sendiri. Karena jika anda sendiri tidak mematuhi aturan yang anda buat, bagaimana orang lain dapat mematuhinya. Dengan memberi contoh dan teladan kepada anak, hal ini justru akan memotivasi anak untuk bertindak yang sama.
Sebaiknya segala aturan yang dibuat harus jelas dan dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga. Karena ini akan menjadi contoh nyata bagi anak, bahwa orangtuanya juga mematuhi aturan yang telah dibuat bersama. Seringkali aturan yang dibuat tidak berlaku bagi orangtua, dan aturan itu hanya untuk menghukum anak apabila melakukan kesalahan. Ini adalah salah satu contoh ketidak disiplinan orangtua sebagai pembuat aturan. Dan apabila ada aturan tertentu yang sering dilanggar secara terus menerus, sebaiknya anda segera melakukan penyesuaian untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

SUMBER: http://www.pendidikankarakter.com/

Tags: #Pendidikan

Berita Fatin Shidqia (X FACTOR) Meninggal Tidak Benar, Fatin Unggah Foto Makan Rendang

Foto Fatin Shidqia Lubis, penyanyi solois jebolan X Factor Indonesia   Berita Fatin Shidqia Lubis meninggal masih menjadi pembicaraan dunia maya. Ada saja netizen dan fans pemain film ‘Dreams’ ini yang masih informasi seputar kabar meninggalnya Fatin. Sebelumnya beredar berita hoax bahwa Fatin meninggal karena kecelakaan dan terlempar dari mobil. Bahkan sang penyebar isu menyertakan

fatin1

Foto Fatin Shidqia Lubis, penyanyi solois jebolan X Factor Indonesia

Berita Fatin Shidqia Lubis meninggal masih menjadi pembicaraan dunia maya. Ada saja netizen dan fans pemain film ‘Dreams’ ini yang masih informasi seputar kabar meninggalnya Fatin.

Sebelumnya beredar berita hoax bahwa Fatin meninggal karena kecelakaan dan terlempar dari mobil. Bahkan sang penyebar isu menyertakan foto mobil seolah terjadi kecelakaan benaran.

Tapi berita Fatin meninggal sekali lagi hanya kabar bohong. Ketika kabar dirinya meninggal sedang heboh-hebohnya, Fatin malah mengunggah foto dirinya sedang makan rendang.

Tak tanggung-tanggung Fatin Shidqia foto dengan latar belakang menara Eiffel, Paris, Perancis.

“Rendang di mana pun, kapan pun, nyam!,” tulis Fatin pada caption foto, 29 Februari 2016.

fatin2

Fatin Shidqia Lubis foto makan rendang dengan latar belakang Menara Eiffel Paris Prancis.

Fatin sendiri juga sudah melakukan klarifikasi mengenai kabar meninggal dirinya. Fatin mengaku kaget sekali karena sebenarnya dia sehat-sehat saja.

“Kaget banget. Padahal editannya super enggak rapi,” kata Fatin Shidqia usai menghadiri gala premier ‘Dreams’ film pertamanya di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2016).

Fatin bahkan sekarang telah mengembangkan karirnya di dunia akting. Debut perdana, Fatin bermain dalam film berjudul ‘Dreams’ yang mengangkat kisah dirinya ketika menjadi peserta ajang pencarian bakat ‘X Factor Indonesia’.

SUMBER: http://news.hargatop.com/

Posdaya Senjata Utama Hadapi Perang Proksi

JAKARTA (TERBITTOP.COM)- Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang digagas Pembina Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono dinilai sebagai senjata utama untuk menghadapi perang proksi atau proxy war, yang saat ini telah berlangsung dan sedang dihadapi bangsa ini. “Ini perang yang tidak tembak-tembakan, tapi perangnya dengan kekuatan yang lunak. Apalagi dengan kemajuan teknologi dan dunia maya. Yang […]

pak biakto buka ost angkt 109JAKARTA (TERBITTOP.COM)- Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang digagas Pembina Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono dinilai sebagai senjata utama untuk menghadapi perang proksi atau proxy war, yang saat ini telah berlangsung dan sedang dihadapi bangsa ini.

“Ini perang yang tidak tembak-tembakan, tapi perangnya dengan kekuatan yang lunak. Apalagi dengan kemajuan teknologi dan dunia maya. Yang diserang adalah, bagaimana ideologi suatu negara bisa dihilangkan. Ideologi bangsa kita, kalau bisa diganti,” kata Dr (HC) Subiakto Tjakrawardaja,
Ketua yang baru dari Yayasan Damandiri saat membuka Observation Study Tour (OST) angkatan yang ke-109 di Haryono Suyono Center, Jakarta, belum lama ini.

OST diikuti peserta dari SKPD Kabupaten Tegal, Tim PKK Kabupaten Tegal, dan Dharma Wanita se-Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang dipimpin Ny Nurlela Enthus Susmono, istri Bupati Tegal.

Lainnya yang diserang dengan kekuatan lunak ini adalah mindset, mental, dan perilaku. Bangsa ini juga telah dirusak dengan peredaran narkoba, demikian pula dengan kampanye yang dilakukan kaum LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). Dari sisi pangan, bangsa Indonesia diserang begitu rupa sehingga mengalami ketergantungan pangan dari dunia luar. Pun begitu dengan energi. “Padahal, yang terpenting bagi suatu bangsa adalah ketersediaan pangan dan energinya,” kata Dr (HC) Subiakto.

jadi, hingga detik ini tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia bukan bertambah ringan tapi bertambah berat. Jadi lebih dari sekadar bagaimana mengatasi kemiskinan yang jumlahnya cukup besar, dan bukannya berkurang tapi malah bertambah. Apalagi, di tengah kondisi perekonomian yang
saat ini semakin melemah, dan kemungkinan di tahun 2016 akan bertambah lemah.

Penduduk yang tadinya sudah agak sejahtera, menjadi miskin karena harga kebutuhan bahan pokok sudah naik. Kondisi kemiskinan saat ini, lebih memberatkan karena tidak seperti dulu. Waktu itu tantangannya adalah bagaimana untuk bisa hidup sejahtera. Tapi sekarang, ada suatu
kondisi lingkungan, yang lebih berat dari itu. Karena, adanya perang proksi tersebut.

“Jelas, konsep Posdaya yang digagas Pak Haryono menghadapi tantangan yang cukup besar dan sebetulnya lingkungan kita saat ini tidak sejalan paralel dengan semangat Posdaya itu sendiri,” tambah Dr (HC) Subiakto.Posdaya yang digagas Prof Haryono sekitar enam tahun lalu itu, dalam rangka menghadapi tantangan-tantangan bangsa. Di samping, ada program yang dinamakan Millennium Development Goals (MDGs) yang merupakan kesepakatan negara-negara anggota PBB, diteruskan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang saat ini telah bergulir.

Gagasan yang visioner itu, ternyata sangat tepat untuk menghadapi Perang Proksi. “Posdaya inilah, kata kunci untuk menangkal proxy war itu. Posdaya itu adalah senjata utama untuk menghadapi proxy war. Karena, Posdaya yang digagas Pak Haryono ini adalah suatu organisasi yang bisa membangkitkan kembali partisipasi masyarakat yang dilandasi semangat gotongroyong,” tegas Dr (HC) Subiakto.Gotongroyong ini merupakan esensi dari Pancasila, dan menjadi kata kunci menghadapi tantangan bangsa termasuk di dalamnya adalah proxy war.

Jadi, kehadiran para peserta OST dari Kabupaten Tegal, untuk mendalami Posdaya merupakan langkah yang benar. “Hasil dari OST ini akan bermanfaat bagi pemberdayaan keluarga-keluarga miskin di Kabupaten Tegal. Namun juga dibutuhkan percepatan-percepatan dalam menghadapi tantangan
global, yang sesungguhnya kita belum siap menghadapinya,” pungkas Dr (HC) Subiakto.

Peningkatan Kualitas Posdaya. Sementara itu, Prof Haryono Suyono memuji kemajuan Posdaya yang ada di Kabupaten Tegal. “Karena, Tegal ini tidak saja membuat dan mengisi Posdaya biasa, tetapi Tegal ini telah kita tingkatkan menjadi salah satu dari 20 Posdaya rujukan nasional pada ulang tahun Yayasan Damandiri ke- 20. Untuk itu, Tegal siap-siap untuk menerima rombongan kader Posdaya dari daerah lain yang akan berlatih,” kata Prof Haryono.

Terkait dengan posisinya sekarang di Yayasan Damandiri, Prof Haryono menyatakan ia akan menjadi ‘pendito’ dalam arti memberikan perhatian
pada peningkatan kualitas Posdaya yang telah ada. “Urusan adminstrasi saya serahkan kepada Pak Subiakto yang beberapa tahun lebih muda dari saya,” kata Prof Haryono yang disambut aplaus peserta OST.Prof Haryono juga memperkenalkan beberapa pengurus Yayasan Damandiri kepada para peserta OST.

Yang hadir antara lain Direktur Pelaksana Harian Yayasan Damandiri Dr Moch Soedarmadi, kemudian Direktur yang mengurusi usaha-usaha yakni Dr Sutarto Alimoeso MA, juga Penanggung jawab Pelatihan Yayasan Damandiri Dr Fauzan Al Fikri SH MKM, dan Deputi Direktur Umum Dr Mulyono Dani Prawiro.

“Posdaya di Tegal ini, harus menampung kelompok dari berbagai bangsa, dari Prancis dan beberapa negara lain. Permintaan sudah mulai mengalir dan oleh karena itu saya sekarang berkonsentrasi untuk mulai menampung permintaan yang meluas,” kata Prof Haryono, yang kemudian memberikan pembekalan materi tentang Posdaya kepada seluruh peserta OST angkatan kee-109 itu. (*)

10 Tips Menghadapi Ujian Nasional

Ujian Nasional mungkin saja jadi momok menakutkan untuk siswa-siswi di tiap-tiap tingkatan sekolah, baik itu tingkat MI/SD, MTs/SMP, bahkan juga untuk siswa-siswi MA/SMA. Ada pribahasa ” Kalah Sebelum Berperang ” makasud dari pribahasa itu, kita tak bisa Pesimis sebelum saat melakukannya. Sama dengan perihal menghadapai Ujian Nasional, kita tak bisa pesimis, karenanya bakal merugikan kita.

Screenshot_11Ujian Nasional mungkin saja jadi momok menakutkan untuk siswa-siswi di tiap-tiap tingkatan sekolah, baik itu tingkat MI/SD, MTs/SMP, bahkan juga untuk siswa-siswi MA/SMA. Ada pribahasa ” Kalah Sebelum Berperang ” makasud dari pribahasa itu, kita tak bisa Pesimis sebelum saat melakukannya. Sama dengan perihal menghadapai Ujian Nasional, kita tak bisa pesimis, karenanya bakal merugikan kita. Kita bakal nervous serta mental kita bakal jatuh, hingga kurangnya Konsentrasi dalam kerjakan masalah Ujian Nasional.
Untuk menangani Sikap Pesimis dalam Ujian Nasional, kami coba mencari apa sajakah Panduan yang perlu dikerjakan sebelumnya Ujian Nasional. Kami mengutip dari situs salah satu SMK di Probolinggo tentang panduan itu. Untuk lebih lanjutnya, silakan anda baca berikut ini 10 Panduan Suskses Hadapi Ujian Nasional :

1. FOKUS

Kalian yang akan hadapi ujian nasional 2016 sebaiknya konsentrasi untuk ikuti Ujian Nasional 2016, tak perlu kalian fokus beberapa hal lain yang dapat bikin kalian salah konsentrasi untuk menomorduakan Ujian Nasional 2016. Mulai bln. ini dapat kalian stop untuk agenda-agenda yang seumpamanya tak utama, fokuslah untuk ikuti Ujian Nasional 2016, kalian menginginkan berhasil ngerjain masalah UN kan? Tentunya donk, nanti sesudah UN 2016 ada saat yang panjang untuk kalian me-refresh otak kalian berbarengan rekan-rekan. Mulai detik ini, kalian buat persiapan semua materi-materi pelajaran yang bakal diujikan dalam Ujian Nasional 2016, teruslah kerjakan bebrapa masalah latihan satu naskah masalah sepanjang satu hari. Oh iya, buat kalian kelas XII tetaplah konsentrasi untuk berlatih bebrapa masalah yang diujikan dalam UN 2016, janganlah jadi cobalah kerjakan latihan masalah SNMPTN, kelak ada waktunya sesudah UN 2016. Siap kawan? Lanjut ke panduan ke-2.

2. Janganlah Meremehkan Try Out

Bukanlah masalah baru, umumnya murid-murid sekolah yang ingin hadapi Ujian Nasional kerap menyepelekan try out. Try Out itu tolak ukur kalian, seberapa dapatkah atau pemahaman kalian dalam materi-materi UN. Saya rasa anda butuh tolak ukur, hingga kalian dapat mengevaluasi kekurangan kalian. Upayakan senantiasa kerjakan bebrapa masalah Try Out dengan baik, pikirkan saja Try Out sebagai simulasi UN 2016.

3. Sediakan Semua Perlengkapan Ujian Nasional Jauh-Jauh Hari

Meskipun mungkin saja tidaklah terlalu punya pengaruh besar, ini begitu mesti diperhatikan yaitu perlengkapan Ujian Nasional seperti pensi 2B, penghapus, papan alas, bolpoin, orotan dan lain-lain.
Pakai pensil dengan grade kehitaman 2B serta yang sudah lulus OMR (Optical Mark Reader) tes.
Pakai pensil yang memiliki diamater inti pensil terbesar, hingga bikin pensil lebih kokoh serta tak gampang patah.
Tentukan pensil dengan inti pensil yang lembut hingga akan tidak mengakibatkan kerusakan permukaan kertas.
Pakai penghapus spesial, lantaran penghapus ini diformulasikan spesial untuk kertas LJK. Penghapus ini begitu lembut serta tak meninggalkan debu hingga akan tidak mengakibatkan kerusakan kertas serta tak menggangu sistem koreksi/scanning.
Rautan dengan pisau yang tajam, penggaris EBTA serta SPMB, untuk memudahkan saat menyilang serta memutari jawaban supaya akhirnya lebih rapi.
Bawalah papan alas supaya lembar jawaban tetaplah rapi serta hindari kertas jawaban sobek akibat permukaan meja yg tidak rata.
Pastikan papan alas yang rata, tak gampang melengkung, serta licin. Disarankan memakai acrylic untuk hasil yang optimal.

4. Ikuti Sebagian Workshop Tentang “Ujian Nasional”

Dengan ikuti workshop tentang Ujian Nasional anda semakin lebih tahu Apa, Bagaimana, Mengapa, Kapan Ujian Nasional. Sebagian dari workshop itu juga beberapa menginformasikan pada anda beberapa tips dalam kerjakan Ujian Nasional. Ada pula Workshop yang berbentuk ESQ yang bakal menolong kalian dalam soal motivasi serta ketenangan hati.

5. Jagalah Komunikasi Vertikal

Tentu ngerti kan dengan apa yang saya maksudkan “komunikasi vertikal”, jadi kalian mesti melindungi beribadah kalian ke yang maha kuasa. Rajinlah melaksanakan ibadah, untuk kalian yang muslim ya dijaga sholatnya (satu hari 5 saat), lantas bila dapat puasa shunnah (senin-kamis), shalat dhuha, shalat tahajud, baca AL-QURAN sehari-hari setelah shalat maghrib atau sebelumnya subuh, serta yang paling akhir sering-seringlah bersedekah.

6. Jagalah Komunikasi Horizontal

Lebih bingung nih, yang atas tadi vertikal saat ini horizontal. Iya kawan, jadi terkecuali kalian melindungi komunikasi vertikal, kalian harus juga melindungi komunikasi horizontal. Tujuannya yaitu berbuat baiklah kalian ke sesama rekan, tetangga, keluarga, orang-tua, bila kalian miliki salah langsunglah mohon maaf serta minta doa restu untuk kelancaran Ujian Nasional yang akan kalian hadapi.

7. Jagalah Kesehatan

Sesudah jagalah komunikasi vertikal serta horizontal, saat ini waktunya jagalah pos satpam, hahahaha. Bukanlah itu tujuannya, seetelah kalian jagalah komunikasi vertikal serta horizontal, kalian butuh jagalah kesehatan kalian. Jangan pernah kesehatan kalian terganggu, terlebih bebrapa waktu menjelang waktu proses Ujian Nasional, itu permasalahan mengagumkan lantaran dapat mengakibatkan kerusakan konsentrasi serta konsentrasi kalian untuk hadapi Ujian Nasional. Upayakan, makan yang teratur serta jagalah keadaan dengan olahraga minimum 3x dalam satu minggu.

8. Mintalah Doa Orang-tua, Guru, serta Paling Utama Doa Ibu

Ini dapat yang begitu utama dalam hadapi Ujian Nasional yaitu doa dari beberapa orang yang begitu dekat dengan kita yaitu ke-2 orang-tua, serta orang yang memberi pengetahuan yaitu Guru.
Mohon maaflah pada ke-2 orang-tua serta guru sebelumnya Ujian Nasional
Mintalah Doa restu pada ke-2 orang-tua serta guru sebelumnya Ujian Nasional, terlebih doa ibu!
Salimlah pada ke-2 orang-tua serta guru saat pergi waktu bakal pergi menuju sekolah waktu Ujian Nasional
Nyaris sama sih dengan komunikasi horizontal, namun saya catat lagi di sini karenanya juga sisi terutama dalam keberhasilan kalian kerjakan masalah UN.

9. Janganlah Nervous

Rutinitas murid-murid termasuk juga saya dahulu, saat h-7 hingga proses hari H perasaan nervous banget, namun itu jangan pernah berlangsung, lantaran akan mengakibatkan kerusakan konsentrasi hingga anda dapat blank serta ngak dapat mengingat materi yang kalian tekuni sampai kini. Upayakan tetaplah tenang, kontrol pola nafas hingga kalian dapat konsentrasi penuh kerjakan masalah Ujian Nasional.

10. Janganlah Yakin Kunci Jawaban

Saat ini ramai sekali sebelumnya ujian, kalian di menawarkan mengenai jawaban ujian nasional. Saya bukannya melarang anda beli, atau menyarankan anda beli, namun janganlah meyakini kunci jawaban itu. Kenapa saya catat sekian, lantaran jawaban kunci ada yang beberapa benar, serta ada beberapa jadi salah semuanya. Pengalaman saya, banyak rekan-rekan yang beli untuk berjaga-jaga serta dibeli dengan cara koordinir, jadi pilihan di tangan anda. Bisa anda beli, bisa saja tak. Saya cuma merekomendasikan tidak untuk memercayainya, konsentrasi serta yakin dirilah pada kekuatan anda sendiri.

Demikian info tentang Ujian Nasional. Mudah-mudahan artikel kami ini bisa memberi info yang berguna untuk anda semua.