UGM Dukung Gerakan GCinOP Kementerian PUPR

YOGYAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Rektor UGM Prof Dr Dwi Korita Karnawati MSc PHP mengatakan, permasalahan meningkatya jumlah penduduk yang diperkirakan akan mencapai 400 juta di tahun 2050 dikawatirkan tidak saja akan mendatangkan bonus demografi tetapi bisa juga menimbulkan petaka. “Apakah kita akan mendapatkan bonus demografi atau bencana termasuk bonus sumber daya air yang semakin berkurang akibat penataan ruang dan […]

Plengkung GadingYOGYAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Rektor UGM Prof Dr Dwi Korita Karnawati MSc PHP mengatakan, permasalahan meningkatya jumlah penduduk yang diperkirakan akan mencapai 400 juta di tahun 2050 dikawatirkan tidak saja akan mendatangkan bonus demografi tetapi bisa juga menimbulkan petaka.

“Apakah kita akan mendapatkan bonus demografi atau bencana termasuk bonus sumber daya air yang semakin berkurang akibat penataan ruang dan lahan. Kita harus dapat menambah bonus sumber daya air yang seimbang dengan bonus demorafi yang dihasilkan saat sekarang ini karena program KB yang tidak berlanjut,”kata Prof Dwi Korita pada pencanangan Gerakan Cinta Operasi dan pemeliharaan SDA (GCinOP-SDA) yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Malioboro Hotel New Saphir Yogyakarta,belum lama ini.

Gerakan GCinOP-SDA dibuka oleh Menteri PUPR yang diwakili Kepala Badan Litbang PUPR Dr.Ir.Arie Setiadi Murwanto MSc berlangsung selama tiga hari sejak 23-26 Januari 2016 diikuti Komisi Irigasi,Dinas PU/PSDA Prov/Kab/Kota,seluruh SKPD TP-OP.BBWS/BWS/Satker OP seluruh Indonesia. Gerakan ini melibatkan peranan Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) dengan KKN Tematik serta 16 Rektor Universitas dan Perguruan Tinggi.

Hadir pada pembukaan pencanangan tersebut Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono yang kesempatan itu menjadi host didampingi penyiar TVRI Siwi Lungit dalam acara rekaman talkshow Plengkung Gading Gemari Show yang disiarkan TVRI Yogyakarta.Kemudian Gubernur DIY yang diwakili yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah DIY, Dr Ir Didik Purwadi MEc,Deputy Bidang Kemasyarakatan dan Kebudayaan pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr Haruan Yunas MSi serta Deputy Direktur Umum Yayasan Damandiri Dr Mulyono D Prawiro, Asisten Deputy Direktur Informasi dan Advoasi Yayasan Damandiri Drs Dadi Permadi MA.

Dikatakan,pembangunan infrastruktur yang masif jangan sampai meniru nasib tembok China, karena meski temboknya dahsyat tetapi penjaga tembok tersebut tidak terbangun baik maka sedahsyat apapun infrastruktur termasuk air,apabila pembangunan sumber daya manusia tidak dikokohkan maka nasibnya sama dengan tembok China dan dikalahkan negara lain. “Semoga tidak terjadi kita sampai mengimpor air di masa mendatang, untuk kita harus gencarkan kecintaan untuk menjaga sumber daya air,”kata Prof Dwi Korita.

Oleh sebab itu menurut Prof Dwi Korita, UGM mendukung pencanangan gerakan cinta operasi dan pemeliharaan SDA (GCiOP-SDA) sebagai upaya untuk penyelamatan dan pemeliharan sumber daya air untuk kepentingan seluruh umat.

Sementara itu Deputy Bidang Kemasyarakatan dan Kebudayaan pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr Haruan Yunas MSi mengatakan,air tidak dipandang sosial tetapi ekonomis dimana kualitas dan keragaman penggunaan air dan sipatnya sesuai dengan kondisi demografi yang ada di daerah sehingga program GCinOP ini ini harus berkelanjutan untuk kesejahteran rakyat.

“Pemerintah telah menetapkan indek kualitas lingkungan hidup dan indek prilaku hidup sehat yang ditargetkan 2019 harus mencapai 100 persen.Itu sejalan dengan gerakan nasional revolusi mental yang mengubah cara pandang yang sebelumnya sungai sering digunakan sebagai tempat buang sampah dsbnya tetapi harus diubah sebagai tempat untuk pengairan dsbnya untuk kepentinga masyarakat.

Pada acara tersebut diadakan pameran hasil kegiatan OP tahun 2015 serta dilakukan penanda tanganan Mou bersama 15 Rektor yang dilibatkan dalam gerakan GCinOP-SDA serta diisi dengan peninjauan lokasi Gerakan air bersih (GIB) di desa Sriharjo Imogiri Kabupaten Bantul.Para rektor yang hadir diantaranya, Rektor UGM, Rektos ITS, Rektor ITB,Rekto Sebelas Maret, Rektor Unsoed, Rektor Unila Lampung, Universitas Andalas, Universitas Lambung Mangkurat dan Rektor Universitas Mataram.((ris)