Penerimaan Mahasiswa Baru Untri Lebihi Target

JAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Universitas Trilogi (Untri) terus menorehkan sejumlah pencapaian yang menggembirakan. Yang terbaru adalah, keberhasilan dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru, yang mengalami kenaikan secara signifikan. “Kalau targetnya 930 mahasiswa, tapi per hari ini saja sudah masuk 1.005 mahasiswa baru. Saya melihat ini suatu pencapaian yang harus disyukuri. Karena memang sejak lama kami menginginkan jumlah di atas 900,” […]

penerimaan mahasiswa untriJAKARTA-(TERBITTOP.COM)-Universitas Trilogi (Untri) terus menorehkan sejumlah pencapaian yang menggembirakan. Yang terbaru adalah, keberhasilan dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru, yang mengalami kenaikan secara signifikan.

“Kalau targetnya 930 mahasiswa, tapi per hari ini saja sudah masuk 1.005 mahasiswa baru. Saya melihat ini suatu pencapaian yang harus disyukuri. Karena memang sejak lama kami menginginkan jumlah di atas 900,” kata Rektor Untri Prof Dr Asep Saefuddin, usai membuka resmi PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) Untri, di Antrium Untri, Kalibata, Jakarta, belum lama ini.

Pembukaan masa pengenalan kehidupan kampus ini dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Guru Besar Universitas Trilogi yang juga Ketua Yayasan Damandiri, Prof Dr Haryono Suyono, didampingi Rektor Universitas Trilogi, dan Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) Dr (HC) Subiakto Tjakrawerdaja, dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr Aam Bastaman.

PKKMB Untri 2015 yang berlangsung selama tiga hari dari 10 sampai 12 September itu, mengangkat tema memperkuat trilogi mahasiswa baru yaitu meningkatkan teknopreneur, kolborasi dan kemandirian, dengan menyalakan cinta dan bangga di Universitas Trilogi.

Prof Haryono dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Untri memberikan pencerahan terkait tiga logi yang menjadi moto Universitas Trilogi. Prof Haryono mengharapkan para mahasiswa baru itu selama empat tahun ke depan tak hanya sekadar belajar, bukan sekadar mempelajari teknologi di Untri.

Lebih dari sekadar itu. “Diharapkan saudara-saudara menjadi kekuatan baru yang memunculkan kreasi-kreasi baru, sehingga Universitas Trilogi akan menghasilkan entrepreneur-entrepreneur baru,” kata Prof Haryono dengan gaya oratornya yang menggebu-gebu, di hadapan ribuan mahasiswa yang disebutnya sebagai para calon pemimpin bangsa.

Prof Haryono menyebutkan Untri adalah universitas baru tetapi moncer dan siap untuk bersama-sama membangun anak bangsa yang bermutu, anak bangsa yang mempunyai karakter tinggi, dan anak bangsa yang peduli terhadap seluruh anak bangsa di seluruh Indonesia.

“Universitas Trilogi dan mahasiswa Universitas Trilogi adalah bagian dari universitas terbuka, yang kampusnya bukan hanya ada di sini, tapi kampusnya juga ada di desa-desa, kampusnya ada di mana-mana,” ungkap Prof Haryono, yang juga berharap mahasiswa Universitas Trilogi belajar bukan saja dari dosen, bukan belajar saja dari profesor, tetapi belajar dari rakyat banyak. Karena dari rakyat banyak itulah akan muncul kreasi-kreasi baru.

Sebagai penggagas pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) untuk memberdayakan keluarga-keluarga pra sejahtera, Prof Haryono juga mengajak para mahsiswa baru itu pada akhirnya nanti, ketika melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) tematik Posdaya menebarkan tiga logi yang menjadi moto Universitas Trilogi ke desa-desa. “Sehingga, teknopreneur, kolaborasi, dan kemandirian menular kepada masyarakat desa, bukan hanya monopoli Universitas Trilogi saja,” jelas Prof Haryono.

Sementara secara terpisah Prof Dr Asep Saefuddin mengungkapkan target peningkatan tak hanya di sisi jumlah mahasiswa baru, tapi juga meningkatkan mutu mahasiswa.

“Untuk itu, kami akan melaksanakan excellent service atau pelayanan prima. Pelayanan prima ini sangat penting, karena dengan pelayanan prima itulah, mahasiswa bisa belajar dengan baik, belajar dengan tenang, dan bisa menerapkan konsep-konsep Trilogi, mulai dari cari ilmu, cari teknologi, menerapkan ilmu, menerapkan teknologi sehingga mereka bisa meningkat hard skill-nya, juga logi kedua dan ketiga yaitu kolaborsi dn kemandirian,” kata Prof Asep, yang juga mengungkapkan rencana mengirim sekitar 30 dosen untuk menimba ilmu di luar negeri, yang menjadi target berikut untuk dicapai Universitas Trilogi. (end)

Recent search terms:

  • pra kuliah 2016 universitas trilogi (1)