Untri Cetak 33 Posdaya di Lingkar Kampus

Layanan Jasa SEO

JAKARTA-(TERBITTOP.COM) -KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus yang dilaksanakan 110 mahasiswa Universitas Trilogi, Jakarta, berhasil mencetak 33 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di wilayah sekitar kampus, yakni di 33 dari 43 RW pada enam Kelurahan yang ada di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. “Dengan terbentuknya 33 Posdaya dalam waktu satu bulan, atau lebih dari 50 persen, berarti kini […]

rektor untri meyerahkan plakat ke camatJAKARTA-(TERBITTOP.COM) -KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus yang dilaksanakan 110 mahasiswa Universitas Trilogi, Jakarta, berhasil mencetak 33 Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di wilayah sekitar kampus, yakni di 33 dari 43 RW pada enam Kelurahan yang ada di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Dengan terbentuknya 33 Posdaya dalam waktu satu bulan, atau lebih dari 50 persen, berarti kini tinggal sepuluh lagi yang terkendala karena masyarakatnya tinggal di kompleks perumahan atau apartemen. Namun, dengan 33 Posdaya itu saja, kita anggap masyarakat telah menerima kehadiran Posdaya, dan inilah yang akan kita kembangkan terus,” kata Camat Pancoran RM Amien Haji, usai acara penarikan KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus, di Auditorium Universitas Trilogi, belum lama ini.

Hadir pada acara ini antara lain Ketua Yayasan Damandiri dan Pembina Universitas Trilogi Prof Dr Haryono Suyono, Rektor Univeritas Trilogi Prof Dr Asep Saefuddin, Wakil Rektor, dan para dosen pembimbing serta enam lurah dari Kelurahan Pancoran, Kelurahan Duren Tiga, Kelurahan Kalibata, Kelurahan Pengadegan, Kelurahan Rawajati, Kelurahan Cikoko, dan sejumlah Ketua RW yang menjadi wilayah binaan KKN Tematik Universitas Trilogi.

Camat yang sebelumnya memiliki pengalaman dengan program pemberdayaan yang sama namun beda nama di Kecematan Pasar Minggu itu menandaskan, potensi memberdayakan masyarakat yang ada di likungannya bisa maksimal terbentuk jika ada pelatihan, ada yang mengarahkan, dan ada yang membina.

“Di Pancoran ini, pusatnya di Haryono Suyono Center melalui kerja sama dengan Yayasan Damandiri. Bahkan, dengan adanya KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus dari Universitas Trilogi, pembentukan Posdaya menjadi lebih efektif, lebih efisien, karena secara langsung memberdayakan masyarakat setempat,” tambahnya.

Menurut Amien Haji, yang paling penting adanya pelatihan dan pembinaan. “Kalau kita dapat bantuan tapi tidak ada pembinaan, itu tidak maksimal. Yang penting persoalan SDM ini harus dikedepankan dulu. Karena itu tadi, perlu ada pembelajaran yang ada kaitannya dengan Posdaya, inilah yang paling penting,” tegasnya.

Terkait dengan ada tidaknya kemiskinan di wilayah Pancoran, disebutkan secara statistik dapat dipastikan memang ada. “Tapi, kita belum tahu persis. Makanya, dengan KKN ini kita berharap para mahasiswa bisa menyentuh secara menyeluruh sampling tentang kemiskinan di Pancoran. Kita perlu pendataan ulang, dengan Posdaya ini kita memperoleh sampling data. Tapi, sampling data itu sudah ada. Tinggal kita bagaimana mengembangkannya saja,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Trilogi Dr M Rizal Taufikurachman menyebutkan, tingkat kemiskinan di wilayah Pancoran tidak terlampau besar. Berdasarkan pendataan yang dilakukan mahasiswa peserta KKN, masih di bawah 30 persen, dengan tingkat kesenjangannya yang luar biasa dalam.

“Hasil pendataan dan pemetaan mahasiswa, ternyata masyarakat Pancoran ini cenderung atau rata-rata sudah di atas rata-rata. Tetapi, yang di bawah rata-ratanya meskipun secara persentase relatif kecil, tetapi parah kedalamannya. Itu yang justru menjadi concern kita, untuk mengentaskan kemiskinan di Pancoran,” kata Dr Rizal.

Untuk mengentaskan kemiskinan itu, langkah lanjutan dari KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus ini adalah pembinaan terhadap Posdaya yang telah terbentuk, dan akan dilakukan pendataan dan pemetaan. “Kemarin itu, baru ada data-data yang diperoleh para mahasiswa dari lapangan, belum kita kroscek dengan data yang lain. Kita akan menaikkan keluarga-keluarga yang pra sejahtera itu menjadi keluarga sejahtera satu dan seterusnya. Kita target dalam tiga tahun, mereka menjadi keluarga-keluarga yang mandiri,” jelasnya.

Untuk KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus tahun ini, Universitas Trilogi mengangkat tema Pengentasan Kemiskinan di Lingkar Kampus untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. “Sebenarnya, sebelum KKN Tematik Posdaya Lingkar Kampus, Universitas Trilogi telah memiliki lima Posdaya binaan, melalui sosialisasi langsung. Jadi, sekarang kita memiliki 38 Posdaya yang berada di bawah binaan Universitas Trilogi,” pungkas Dr Rizal. (end)