“Mengajar Terbimbing Memberdayakan Masyarakat”

JEMBER-(TERBITTOP.COM)-KKN Tematik Posdaya di Universitas Negeri Jember memiliki keistimewaan, yakni adanya pola belajar terbimbing dimana dosen memberikan bimbingan mengajar mahasiswa, dan mahasiswa menularkan pengetahuannya kepada murid murid dari PAUD,TK Bahkan sampai SMA dan SMK. Upaya ini untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat, termasuk kalangan sekolah, sehingga terjadi sinergi antara lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Selain itu mahasiswa […]

prof haryono bersama rektor UNEJ 1JEMBER-(TERBITTOP.COM)-KKN Tematik Posdaya di Universitas Negeri Jember memiliki keistimewaan, yakni adanya pola belajar terbimbing dimana dosen memberikan bimbingan mengajar mahasiswa, dan mahasiswa menularkan pengetahuannya kepada murid murid dari PAUD,TK Bahkan sampai SMA dan SMK.

Upaya ini untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat, termasuk kalangan sekolah, sehingga terjadi sinergi antara lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Selain itu mahasiswa yang mengikuti KK-MT (Kuliah Krja Mengajar Terbimbing) dapat berintegrasi dalam melakukan pemberdayaan tidak saja masyarakat yang dipadukan dengan peran sekolah.

Ketua Panitia Pelaksana KKN, Sudarti mengatakan,konsep KK-MT (Kuliah Kerja-Mengajar Terbimbing) merupakan wujud nyata kuliah KKN yang memiliki ciri khas yakni mengajar terbimbing dan dilaksanakan di sekolah mulai dari TK (Taman Kanak-Kanak),PAUD,SD,SMA dan SMK, sehingga sangat diperlukan kuliah umum seperti yang disampaikan Prof Dr Haryono Suyono.

Sebanyak 986 mahasiswa FKIP yang disebar di 67 sekolah,diikuti 108 dosen pembimbing lapangan (DPL) serta para sekolah SMK dari Kabupaten Situbundo,Jember,Lumajang,Banyuwangi dan Bondowoso begitu antusias mengikuti kuliah Umum yang disampaikan Prof Dr Haryono Suyono bertempat di Gedung Soetardjo UNEJ Jember, baru baru ini.

Acara yang diselenggakan sekaligus mendengarkan kuliah umum dari Prof Dr Haryono Suyono, menarik perhatian berbagai kalangan. Bukan saja kalangan para mahasiswa dan seluruh civitas akademika UNEJ, tetapi sejumlah Kepala Sekolah SMK dan Jajaran Mitra Perbankan menyambut kegiatan ini. Sehingga konsep pemberdayaan masyarakat mekalui KKN Tematik Posdaya berbasis Sekolah SMK yang pertama kali dilakukan ini, akan berkembang dalam memberdayakan peran masyarakat melalui sekolah sekolah. Untuk itu diharapkan tentu kegiatan KKN ini memberikan perubahan positif bagi masyarakat dan sekolah-sekolah.

Menurut Rektor UNEJ Muh Hasan, mahasiswa harus bersosialisasi dan berkomunikasi dengan masyarakat.”Mahasiswas harus menyiapkan kemampuaan sebelum turun ke masyarakat.Karena persoalan yang dihadapi sangat komplek sehingga cara penyampaianya juga harus bermacam macam caranya. Beradaptasi dengan masyarakat dengan bermacam itu harus dengan disikapi dengan diisi dengan program KKN,”kata Muh Hasan.

Dikatakan,mahsiswa harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi sebelum terjun ke masyarakat, apalagi sekarang ini untuk menjadi guru tidak saja harus memiliki dengan ijazah akta IV tetapi sekarang itu belum cukup dan harus diperdalam lagi dengan kemampuan mengajar terbimbing, sehingga mahasiswa yang akan menjadi guru bisa mempersiapkan sehingga bisa memberikan manpaat luas.

“Kegiatan KKN Tematik berbasis SMK bertujuan untuk mencari pengalaman ketika dilapangan, serta ilmu yang diperoleh mahasiswa di kampus bisa diimplementasikan pada masyarakat dan sekolah,”ujar Muh Hasan.

Ia juga berharap, mahasiswa dapat menyesuaikan diri dan bisa diterima oleh masyarakat. “Saya harap mahasiswa bisa diterima dengan baik dan mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus kepada masyarakat melalui sekolah sekolah, sehingga bisa membuat perubahan positif di masyarakat,” pungkas Muh Hasan seraya berpesan para mahasiswa juga menjaga nama baik UNEJ di mata masyarakat.(ris)